Langsung ke konten utama

Cara Membuat dan Merawat Kebun




Anda memutuskan untuk membuat kebun? Itu jauh lebih mudah daripada yang Anda bayangkan! Pertama-tama, tentukan apa yang hendak Anda tanam, kemudian siapkan lahan yang cocok untuk tanaman Anda. Pelajari soal perencanaan pembuatan kebun, mulailah bercocok tanam, dan lakukan perawatan yang benar.

BERKEBUN  



1
Cari tahu waktu yang tepat untuk bercocok tanam. Ada aneka sayur, bunga, tanaman rempah, dan tanaman lain yang harus ditanam pada musim tertentu. Sebagian tanaman harus ditanam sebelum tanah membeku untuk terakhir kali pada tahun tersebut, sebagian setelah suhu menghangat melewati titik beku. Sebagian harus ditanam pada musim semi, sebagian lagi pada musim panas, dan ada juga yang mesti ditanam pada musim gugur. Perhatikan waktu ketika Anda mesti menanam tanaman yang Anda pilih.



2

Siapkan tanah. Tandai ujung-unjung kebun dengan batu atau tanda lain untuk menunjukkan area kebun. Singkirkan batu, akar, ranting, dan gulma yang besar-besar yang ada dalam batasan yang sudah Anda buat tersebut. Gunakan bajak atau cangkul untuk menggemburkan tanah. Cangkul tanah sampai kedalaman kira-kira 30 sentimeter, kemudian campur dengan kompos atau pupuk yang akan Anda pakai.
  • Gunakan pupuk sesuai takaran untuk tanaman yang Anda tanam. Pupuk yang terlalu banyak justru akan merusak tanaman.
  • Jika Anda mengolah tanah yang berumput, singkirkan rumpun rumput yang besar agar lebih mudah mengolah tanah di bawahnya.



3

Gali lubang dan tanam semaian. Gunakan sekop untuk menggali lubang sesuai kedalaman yang dibutuhkan, dan pastikan untuk membuat jarak yang cukup jauh antar lubang tersebut sehingga setiap tanaman mendapatkan cukup ruang untuk bertumbuh. Taruh semaian di tanah dan isi lubang dengan humus. Terakhir beri lapisan mulsa, jika perlu.





MERAWAT KEBUN 


1

Siangi kebun. Ketika kebun Anda mulai berkembang, gulma-gulmanya juga ikut tumbuh. Cabutlah sebelum gulma-gulma itu tumbuh subur di sekitar tanaman sayur dan bunga Anda. Rajin-rajinlah menyiangi dan singkirkan gulma setidaknya dua kali seminggu untuk mencegah terjadinya kondisi seperti itu.



2

Rawat tanaman sesuai kebutuhannya. Sebagian tanaman tidak memerlukan banyak perawatan, sementara lainnya membutuhkan perawatan konsisten selama pertumbuhannya dan seterusnya. Berikut ini beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan:
  • Seberapa sering tanaman harus disirami? Tanaman biasanya menyusut pada beberapa minggu pertama.
  • Seberapa sering tanaman harus dipupuk? Sebagian tanaman perlu dipupuk lebih dari sekali selama masa pertumbuhannya.
  • Apakah tanaman perlu dipangkas? Sebagian tanaman tumbuh lebih sehat jika batang, daun, dan bunganya yang sudah mati dipangkas.



3

Jauhkan tanaman dari binatang dan serangga. Anda mungkin perlu melakukan beberapa hal untuk menjaga kebun Anda dari rusa, burung, tupai, dan serangga yang senang makan tanaman. Jika Anda melihat lubang di tanaman Anda atau tanda lain yang menunjukkan adanya masalah, cari tahu binatang apa penyebabnya dan lakukan tindakan yang semestinya.
  • Membuat pagar kecil merupakan cara efektif untuk menghalau binatang.
  • Tidak apa-apa jika ada serangga. Binatang itu mempertahankan sifat organik kebun Anda.


TIPS

Tips

  • Jangan khawatir, hama bisa menimbulkan lubang pada tanaman Anda, tapi jangan membuangnya. Binatang-binatang itu tidak berbahaya.
  • Bersabarlah dan jangan mengonsumsi sayur sebelum sayuran itu sudah besar.
  • Jangan menggunakan zat kimia yang keras pada tanaman.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 CARA MENINGKATKAT PRODUKTIVITAS KERJA CEPAT CAPAI TARGET

Cara meningkatkan produktivitas kerja tidak hanya bisa Anda lakukan sendirian, Anda butuh orang orang disekitar Anda untuk mendapatkan kesuksesan Anda di dalam pekerjaan. Sebagaimana diketahui, manusia adalah makhluk sosial, sehingga tanpa orang lain, kesuksesan hanyalah sebuah mimpi. Seorang bawahan tidak akan sukses tanpa atasannya, begitu juga sebaliknya. Seorang atasan tidak akan bisa dikatakan sukses, ketika ia hanya sukses sendiri dan bawahanya hanya sebagai pesuruh yang tidak berkembang. Lalu bagaimana cara mendapatkan kesuksesan dan meningkatkan produktivitas kerja ? Inilah 5 cara meningkatkan produktivitas kerja dan mencapai target yang diberikan oleh perusahaan Pertama, buatlah suasana kerja yang menyenangkan Kedua, membangun semangat kerja sesama tim Ketiga, jangan buang waktu Keempat, reward itu penting ? Kelima, perputaran jabatan atau posisi  

Perbedaan Work Hard dan Work Smart yang Harus Kamu Ketahui

Apakah kamu pernah mendengar orang mengatakan, “Bekerjalah dengan keras karena kerja keras tidak akan membohongi hasil.” Atau malah ada yang berkata sebaliknya,  “Work smart lebih baik dari pada  work hard,  karena percuma bekerja keras kalau gak punya strategi.” Dua pernyataan ini pastinya bikin kamu bingung ‘kan? Mana yang lebih baik,  work hard  atau  work smart?  Oleh sebab itu, kali ini IDNtimes akan menjelaskan keduanya untuk kamu. 1. Orang yang work hard biasanya gigih dan bekerja tanpa kenal waktu  heatherkehoe.com Para pekerja keras memiliki mental yang kuat dan gigih dalam mengerjakan segala sesuatu. Sayangnya, kegigihan itu bisa membuat mereka lupa waktu sehingga bekerja melewati batas normal. Mereka jadi cepat lelah, juga kesulitan membagi antara waktu untuk bekerja dan waktu bersantai. Alhasil, mereka terus-terusan bekerja seharian tanpa istirahat yang cukup atau bahkan sangat jarang pergi liburan.  2. Jika work ...

CARA BIJAK MEMAKAI UANG THR

   Menjelang Hari Raya Lebaran, semua orang termasuk kamu pasti sudah mulai memikirkan berbagai kesenangan yang akan dilakukan bersama sanak keluarga nanti di kampung halaman, dan tak hanya itu, ada satu hal lagi yang pastinya menambah kesenangan itu jadi berlipat kali ganda, yaitu mendapat Tunjangan Hari Raya ( THR ) . Tentunya kamu suka dong kalau dikasih uang tambahan dari perusahaan. Oleh karena itu, THR menjadi salah satu hal yang ditunggu-tunggu banyak orang. Setelah sudah mendapatkan THR, kamu mulai memikirkan barang-barang impian yang sudah kamu impikan, baju baru, celana baru, pokoknya segala sesuatu yang baru. Tapi dengan pola pikir yang demikian, maka uang THR kamu akan ludes dalam waktu singkat dan penggunaannya tidak bermanfaat. Jadi saat menerima THR,Berikut tips memakai THR : 1. PRIORITASKAN UNTUK HARI RAYA       Sesuai dengan namanya, Tunjangan Hari Raya, maka uang ini memang ditujukan untuk digunakan pada Hari Raya L...