Langsung ke konten utama

Tips Menjaga Hubungan Baik Dengan Rekan Kerja


Dikutip by studentpreneur


   Menjadi seorang pekerja, tentu Anda sudah tidak bisa bersikap semaunya sendiri seperti halnya masih berstatus pelajar. Anda dituntut untuk menjadi seorang karyawan yang bekerja secara profesional dengan menyelesaikan tugas ataupun kewajiban yang diberikan oleh perusahaan. Tidak sedikit orang-orang disekitar lingkungan kerja pun akan menilai bagaimana attitude Anda selama di kantor. Pasalnya, perilaku selama di kantor juga bisa mempengaruhi hubungan Anda dengan rekan kerja yang lainnya. Oleh karena itu, kebiasaan seorang karyawan selama di kantor pun juga akan menjadi cermin atau gambaran kredibilitas kerjanya sehari-hari.

    Berikut beberapa tips menjaga hubungan baik dengan rekan kerja

1. Mematuhi jam kerja

Tidak sedikit perusahaan yang menerapkan aturan sangat ketat bagi karyawannya untuk membentuk sikap disiplin. Salah satunya adalah dengan menentukan jam kerja yang cukup ketat untuk dipatuhi oleh setiap karyawan. Bagi seorang pekerja profesional, ketepatan waktu adalah hal yang sangat penting. Bahkan, ada kecenderungan penilaiai negatif bagi seorang yang datang terlambat ke kantor namun selalu pulang lebih awal. Karyawan dengan tipe tersebut biasanya kurang teliti dan efektif dalam bekerja walaupun bisa menyelesaikan semua pekerjaan yang diberikan kepadanya. Oleh karena itu, sebagai seorang karyawan profesional pastinya Anda tidak ingin menunjukkan sikap seperti itu kepada rekan kerja Anda.

2.Jangan hanya bergaul dengan trouble maker

Setiap orang pasti memiliki sisi ‘nakal’ yang setiap saat bisa muncul begitu saja sehingga seringkali ditemui seseorang yang dicap sebagai bad boy. Dan banyak orang beranggapan bahwa menjadi bad boy akan menjadikan seseorang terlihat lebih keren. Begitu pula saat sudah bekerja, tentu ada beberapa rekan kerja Anda yang bertingkah laku seperti itu. Tapi, ada juga mereka yang kebablasan hingga dirinya sampai dijuluki dengan trouble maker. Ketika tahu bahwa ada rekan kerja Anda yang seperti itu, sebaiknya Anda menjaga jarak agar orang lain yang belum mengenal Anda juga tidak berpikiran bahwa Anda juga seorang trouble maker. Tapi, jika Anda bergaul dengan karyawan yang memiliki etos kerja baik maka besar kemungkinan nama baik Anda juga ikut terangkat. Jadi, usahakan saat berada di kantor Anda bisa berteman dengan siapa saja. Bukan hanya dengan karyawan berpredikat trouble maker saja tetapi juga dengan mereka yang menjadi karyawan teladan.

Aktivitas kerja shelterians

3.Menjalin hubungan dengan atasan

Sangat wajar sekali jika ada seorang karyawan yang terlihat memiliki hubungan dekat dengan atasannya. Hal tersebut akan sangat dimungkinkan memangkas hubungan yang kaku antara pimpinan dengan karyawannya. Dalam hal-hal tertentu, tidak ada salahnya untuk bersikap friendly dengan seorang atasan dan bukan hanya bersikap formal layaknya ada jurang pemisah yang tidak bisa disatukan. Namun yang perlu diingat adalah, saat menjalin hubungan dengan atasan sebaiknya tetap memperhatikan norma-norma yang ada. Artinya, jangan sampai hubungan dekat Anda dengan atasan justru dinilai sebagai sebuah proses menjilat yang bisa membuat karir meningkat.

4.Berhubungan baik dengan office boy

Jangan pernah meremehkan peran office boy yang jarang diperhatikan oleh banyak karyawan di sebuah perusahaan. Tanpa mereka, Anda pun akan mengalami kesulitan untuk melakukan hal-hal kecil yang sangat membuat efektif dalam bekerja. Jika bisa menjalin hubungan baik dengan office boy maka akan mudah tergambar karakteristik Anda. Oleh karena itu, bersikap acuh dan meremehkan serta kurang sopan terhadap office boy juga akan membuat orang lain akan memandang rendah Anda. Jadi, jangan sampai Anda dinilai kurang baik oleh rekan kerja hanya karena tidak mengacuhkan seorang office boy di kantor.


visit our website www.shelter.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Work Hard dan Work Smart yang Harus Kamu Ketahui

Apakah kamu pernah mendengar orang mengatakan, “Bekerjalah dengan keras karena kerja keras tidak akan membohongi hasil.” Atau malah ada yang berkata sebaliknya,  “Work smart lebih baik dari pada  work hard,  karena percuma bekerja keras kalau gak punya strategi.” Dua pernyataan ini pastinya bikin kamu bingung ‘kan? Mana yang lebih baik,  work hard  atau  work smart?  Oleh sebab itu, kali ini IDNtimes akan menjelaskan keduanya untuk kamu. 1. Orang yang work hard biasanya gigih dan bekerja tanpa kenal waktu  heatherkehoe.com Para pekerja keras memiliki mental yang kuat dan gigih dalam mengerjakan segala sesuatu. Sayangnya, kegigihan itu bisa membuat mereka lupa waktu sehingga bekerja melewati batas normal. Mereka jadi cepat lelah, juga kesulitan membagi antara waktu untuk bekerja dan waktu bersantai. Alhasil, mereka terus-terusan bekerja seharian tanpa istirahat yang cukup atau bahkan sangat jarang pergi liburan.  2. Jika work ...

5 CARA MENINGKATKAT PRODUKTIVITAS KERJA CEPAT CAPAI TARGET

Cara meningkatkan produktivitas kerja tidak hanya bisa Anda lakukan sendirian, Anda butuh orang orang disekitar Anda untuk mendapatkan kesuksesan Anda di dalam pekerjaan. Sebagaimana diketahui, manusia adalah makhluk sosial, sehingga tanpa orang lain, kesuksesan hanyalah sebuah mimpi. Seorang bawahan tidak akan sukses tanpa atasannya, begitu juga sebaliknya. Seorang atasan tidak akan bisa dikatakan sukses, ketika ia hanya sukses sendiri dan bawahanya hanya sebagai pesuruh yang tidak berkembang. Lalu bagaimana cara mendapatkan kesuksesan dan meningkatkan produktivitas kerja ? Inilah 5 cara meningkatkan produktivitas kerja dan mencapai target yang diberikan oleh perusahaan Pertama, buatlah suasana kerja yang menyenangkan Kedua, membangun semangat kerja sesama tim Ketiga, jangan buang waktu Keempat, reward itu penting ? Kelima, perputaran jabatan atau posisi  

7 Makna Puasa

Makna puasa di bulan Ramadhan bukan hanya saat dimana umat muslim tidak makan dan minum selama satu bulan penuh. Sebenarnya puasa Ramadhan adalah hal yang lebih daripada itu. Bulan Ramadhan adalah saatnya umat muslim diberikan waktu istimewa dari Allah SWT untuk merefleksikan diri dan menumbuhkan sisi spiritualnya. Salah satunya dengan berpuasa dari subuh sampai matahari terbenam. Selain menahan lapar dan haus, ada beberapa makna penting dari puasa Ramadhan yang harus kita ingat dan pahami kembali, yaitu: 1. Menahan diri dari segala emosi Di bulan Suci ini, berpuasa juga dianjurkan untuk menahan godaan diri dari segala bentuk emosi. Amarah, nafsu, dan sedih yang berlebihan, dapat menyia-nyiakan kegiatan berpuasa. Maka dari itu, muslim dianjurkan untuk lebih banyak menghabiskan waktu untuk beribadah, tadarusan, saling memaafkan terhadap sesama, dan melapangkan hati dari segala perasaan yang negatif. Jika kita bisa menyucikan hati dari emosi berlebih, maka makna dari puasa R...